Breaking News
Nasional
Respon News
  • Beranda
  • Nasional
  • Ragam
  • Hiburan
  • Dokumentasi
  • YouTube
Home / Nasional / Polisi dan Petugas TWA Kawah Ijen Evakuasi Penambang Belerang Yang Meninggal Dunia

Polisi dan Petugas TWA Kawah Ijen Evakuasi Penambang Belerang Yang Meninggal Dunia

Nasional
BANYUWANGI, Responnews.net - Nasib naas dialami Tohari, 46, warga Dusun Andong, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah. Pria berprofesi sebagai penambang belerang di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen itu, mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia di area Sublimasasi Penambangan Belerang, Selasa malam (30/8).

Korban meninggal setelah mengalami luka bakar yang mencapai 90 persen di sekujur tubuhnya. Luka bakar itu, membakar bagian tubuh depan, wajah, dada, tangan, perut dan paha korban. Akibat luka bakar itulah, korban seketika meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP)

Kejadian tersebut, terjadi pada pukul 19.30. Saat korban hendak memadamkan api yang membakar belerang hasil produksinya. Namun apes, korban malah terpeleset dan tercebur dalam kobaran api yang membakar belerang yang biasa disebut blue fire.

Kejadian tersebut, dibenarkan oleh Kasi Humas Polresta Banyuwangi Iptu Moch. Agus Winarno. Iptu Agus menegaskan, bahwa tengah dilakukan autopsi di RSUD Blambangan.

"Korban sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan otopsi," tegas Iptu Agus.

Kasihumas mengatakan, jika korban yang merupakan petugas Sublimasasi Kawah Ijen itu melakukan pengamanan produksi belerang. Korban saat itu, menyiram api yang membakar belerang menggunakan air. Tetapi kemudian asap tebal belerang mengarah ke korban.

"Korban panik berusaha menghindar, akan tetapi korban terpleset jatuh tengkurap ke api belerang dan terbakar," katanya.

Saat kejadian itu, jelas Iptu Agus, korban bersama dua orang rekan lainnya. Namun, kedua rekannya yang hendak menolong korban tidak kuat dengan asap belerang yang cukup tebal.

"Makanya salah satu rekannya, langsung menghubungi para petugas Kawah Ijen dan aparat kepolisian Polsek Licin untuk menyelematkan korban," ungkapnya.

Namun, masih kata Kasihumas, ternyata saat petugas datang pada pukul 20.00 untuk menyelematkan korban. Korban didapati sudah tidak bernyawa. 

"Proses evakuasi korban cukup membutuhkan waktu lama, dikarenakan akses yang cukup sulit ditempuh dan harus menggunakan troli untuk menurunkan korban dari atas Gunung Ijen," terangnya.

Meski cukup lama, korban akhirnya berhasil dievakuasi turun dari Gunung Ijen. Korban langsung dibawa menggunakan Pikap milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Korban dibawa ke Puskesmas Licin, yang kemudian dibawa langsung ke RSUD Blambangan untuk dilakukan otopsi," tuturnya.

Iptu Agus menambahkan, korban yang dilakukan otopsi itu untuk mengetahui penyebab kematian korban. Namun dari hasil otopsi, didapati jika korban mengalami luka bakar yang mencapai 90 persen, luka bakar itu di sekujur tubuh korban.

"Ada beberapa faktor penyebabnya yaitu akibat asap belerang yang sangat tebal, minimnya alat keselamatan dan penerangan lampu di lokasi. Sehingga, perlu adanya peningkatan peralatan keselamatan maupun penerangan di lokasi," tegasnya.

Publikasi: Tribudi
Sumber: Humas Polresta Banyuwangi
Facebook Twitter Google Plus

Redaksi

Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA.

RELATED POSTS

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
Ikuti Kami dari Email

Sign up for our newsletter, and well send you news and tutorials on web design, coding, business, and more! You'll also receive these great gifts:

BERITA TERBARU

Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan

Redaksi- Agustus 14, 2026

BERITA UTAMA

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...

Arsip

Terjemahan

Tentang Kami

Tentang Kami
Arus berita dikanal utama kini berkembang dengan cepat, dengan berbagai jenis karakter media. Kini telah hadir Media Online Respon News, dengan membawa prinsip media yang Informatif dan Berimbang. Menyampaikan informasi secara Lokal dan Nasional, Respon News berusaha memenuhi kebutuhan pambaca akan informasi global.
Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA

Kode Etik Jurnalistik

  • Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

  • Susunan Redaksi

Label

  • Nasional ( 5676 )
  • ragam ( 735 )
  • Hiburan ( 59 )
  • news ( 19 )

Pilihan

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...
Distributed By Gooyaabi Templates
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Layanan