Breaking News
Nasional
Respon News
  • Beranda
  • Nasional
  • Ragam
  • Hiburan
  • Dokumentasi
  • YouTube
Home / Nasional / Tangkal Paham Radikalisme Polresta Banyuwangi Lakukan Pembinaan Kelompok Masyarakat Nelayan

Tangkal Paham Radikalisme Polresta Banyuwangi Lakukan Pembinaan Kelompok Masyarakat Nelayan

Nasional
BANYUWANGI, Responnews.net -Satpolairud Polresta Banyuwangi, Polda Jatim melaksanakan program quick wins  program pertama kalender tahun 2023 meliputi Program Penertiban dan Penegakan Hukum bagi organisasi Radikal, Intoleransi dan anti Pancasila.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, (7/1/2023) yang dipimpin langsung oleh Kasat Satpolairud Polresta Banyuwangi Kompol Masyhur Ade, bersama anggota yang terdiri dari Wakasat Satpolairud Polresta Banyuwangi Iptu Herlan Suherlan, Ketua RT kawasan pesisir Sahnan dan 20 orang masyarakat nelayan Desa Mandar. 

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dedy Foury Millewa melalui Kasat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Masyhur Ade,  menjelaskan bahwa pengaruh paham radikalisme telah menjalar ke berbagai sendi kehidupan masyarakat, masuk melalui media sosial yang merupakan sarana yang paling mudah untuk menyebarkan paham radikal. 

Kompol Ade memberikan beberapa langkah dalam mengantisipasi paham radikalisme dan hal hal yang harus dilakukan untuk mencegah adanya radikal, intoleransi dan anti Pancasila, bagi masyarakat nelayan.

"Gunakan sarana media sosial dengan bijak.
Selalu cek and ricek kebenaran berita yang kita dapatkan merujuk pada sumber yang terpercaya kredibilitasnya. Jangan gampang menyebar video, foto yang belum pasti kebenarannya," terang Kasatpolair.

Dia melanjutkan dalam melawan kebencian dengan kebaikan, bahwa kejahatan merajalela bukan banyaknya jumlah penjahat, tapi karena diamnya orang-orang baik. Demgan menyebarkan kebaikan, menunjukkan bahwa kita tidak takut dengan ancaman teroris/kelompok orang yang anti Pancasila.

"Hendaknya kita lebih sering mengikuti acara dialog/sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk memperkaya informasi," ujar Kompol Ade.

Kasatpolair mengajak masyarakat untuk proaktif untuk mempelajari pengetahuan ilmu agama. Jika ada hal-hal yang membingungkan dalam hal agama maka tanyakan langsung kepada yang lebih tau agar tidak salah dalam memahami dan mengamalkannya.

"Apabila menemui  hal-hal yang mencurigakan misal, mendapat video ataupun konten / foto yang mengarah atau mengajak kebencian, anti Pancasila dan lain sebagainya jangan segan-segan untuk melaporkan kepada pihak keamanan," tegas Kasatpolair.

Pada kesempatan tersebut Polresta Banyuwangi memberikan bantuan berupa  alat pelampung untuk dukungan sarana keselamatan kerja bagi para nelayan dan juga bagikan bendera merah putih.

"Hubungan silaturahmi dan komunikasi ini diharapkan semakin meningkatkan jalinan kerja sama yang baik guna menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat," tutup Kompol Ade.

Cak No salah satu nelayan yang hadir menyampaikan bahwa dengan diadakannya kegiatan quick wins ini para nelayan menjadi lebih paham tentang   radikalisme, sehingga masyarakat  bisa mengambil sikap bagaimana untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan bisa menangkal sedini mungkin penyebaran dari paham paham radikal dan anti Pancasila.

Tribudi/Humas Polresta Banyuwangi
Facebook Twitter Google Plus

Redaksi

Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA.

RELATED POSTS

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
Ikuti Kami dari Email

Sign up for our newsletter, and well send you news and tutorials on web design, coding, business, and more! You'll also receive these great gifts:

BERITA TERBARU

Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan

Redaksi- Agustus 14, 2026

BERITA UTAMA

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...

Arsip

Terjemahan

Tentang Kami

Tentang Kami
Arus berita dikanal utama kini berkembang dengan cepat, dengan berbagai jenis karakter media. Kini telah hadir Media Online Respon News, dengan membawa prinsip media yang Informatif dan Berimbang. Menyampaikan informasi secara Lokal dan Nasional, Respon News berusaha memenuhi kebutuhan pambaca akan informasi global.
Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA

Kode Etik Jurnalistik

  • Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

  • Susunan Redaksi

Label

  • Nasional ( 5676 )
  • ragam ( 735 )
  • Hiburan ( 59 )
  • news ( 19 )

Pilihan

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...
Distributed By Gooyaabi Templates
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Layanan