Breaking News
Nasional
Respon News
  • Beranda
  • Nasional
  • Ragam
  • Hiburan
  • Dokumentasi
  • YouTube
Home / Nasional / Tekan Angka Residivis, Lapas Banyuwangi Jalin Kerja Sama dengan Yayasan GENNESA

Tekan Angka Residivis, Lapas Banyuwangi Jalin Kerja Sama dengan Yayasan GENNESA

Nasional
Banyuwangi, Responnews.net -  Tingginya tingkat residivis di Banyuwangi menjadi perhatian khusus bagi Lapas Banyuwangi, khususnya dalam kegiatan pembinaan. Untuk menekan jumlah residivis, Lapas Banyuwangi menjalin kerja sama dengan Yayasan Gendhog Nemu Sariro (GENNESA), Kamis (5/1).

Kerjasama tersebut dalam rangka memberikan rehabilitasi sosial dan perubahan perilaku bagi warga binaan. Pelaksanaan kerja sama ditandai dengan peledakan Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan oleh Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto dan Ketua Yayasan GENNESA Tutik Handayani yang berlangsung di Aula Sahardjo.

“Hal ini kami laksanakan untuk meningkatkan kegiatan pembinaan di Lapas Bayuwangi dengan tujuan mengurangi tingkat residivis di Kabupaten Banyuwangi” ujar Wahyu.

Wahyu menyebutkan bahwa dalam memberikan pembinaan, pertolongan tidak dapat bekerja sendiri, namun membutuhkan dukungan dari pihak luar, salah satunya dari organisasi masyarakat yang bergerak di bidang rehabilitasi.

“Tentu kami menyampaikan apresiasi terhadap Yayasan GENNESA yang telah bersedia membantu kami dalam melakukan kegiatan pembinaan,” lanjutnya.

Saat ini Lapas Banyuwangi menampung lebih dari 900 warga binaan, dengan 200 diantaranya merupakan residivis atau kembali melakukan tindak pidana.

“Jumlah tersebut tergolong tinggi, sehingga kedepan kami memiliki target untuk mengurangi tingkat residivis tersebut,” kata Wahyu.

Sementara itu, Ketua Yayasan GENNESA Tutik Handayani menjelaskan bahwa himbauan akan membantu agar warga binaan Lapas Banyuwangi tidak kembali ke jalan yang salah setelah bebas nanti melalui kegiatan rehabilitasi.

“Bentuk rehab yang kami lakukan tidak hanya untuk pemakai narkoba, namun juga terhadap lansia dan kelompok rentan,” terang Tutik.

Lebih lanjut Tutik mengatakan bahwa tingginya tingkat residivis disebabkan tidak adanya perubahan perilaku. Karena melalui program rehabilitasi, ia akan melakukan pembiasaan perubahan perilaku terhada warga binaan.

“Jika dipaksakan dan dibiasakan, maka perubahan itu akan terbentuk,” ucapnya.

“Untuk sementara kami targetkan perubahan perilaku terhadap diri sendiri terlebih dahulu, karena nanti secara tidak langsung akan mempengaruhi lingkungannya,” pungkas Tutik. 

Tribudi/ltp
Facebook Twitter Google Plus

Redaksi

Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA.

RELATED POSTS

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
Ikuti Kami dari Email

Sign up for our newsletter, and well send you news and tutorials on web design, coding, business, and more! You'll also receive these great gifts:

BERITA TERBARU

Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan

Redaksi- Agustus 14, 2026

BERITA UTAMA

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...

Arsip

Terjemahan

Tentang Kami

Tentang Kami
Arus berita dikanal utama kini berkembang dengan cepat, dengan berbagai jenis karakter media. Kini telah hadir Media Online Respon News, dengan membawa prinsip media yang Informatif dan Berimbang. Menyampaikan informasi secara Lokal dan Nasional, Respon News berusaha memenuhi kebutuhan pambaca akan informasi global.
Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA

Kode Etik Jurnalistik

  • Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

  • Susunan Redaksi

Label

  • Nasional ( 5676 )
  • ragam ( 735 )
  • Hiburan ( 59 )
  • news ( 19 )

Pilihan

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...
Distributed By Gooyaabi Templates
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Layanan