Breaking News
Nasional
Respon News
  • Beranda
  • Nasional
  • Ragam
  • Hiburan
  • Dokumentasi
  • YouTube
Home / ragam / Cantiknya 'Sembruk Cacing' Motif Batik Luhur Khas Banyuwangi, jadi tema Banyuwangi Batik Festival 2023

Cantiknya 'Sembruk Cacing' Motif Batik Luhur Khas Banyuwangi, jadi tema Banyuwangi Batik Festival 2023

ragam
BANYUWANGI, Responnews.net - Batik merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang telah diakui dunia. Hampir seluruh wilayah di Pulau Jawa memiliki motif batik tersendiri, termasuk wilayah Banyuwangi. Batik telah hadir di Banyuwangi sejak zaman kerajaan. Kendati dibawa oleh Kerajaan Mataram, motif batik Banyuwangi sama sekali tidak terpengaruh oleh corak mataraman.

Batik yang semula dikenakan oleh kalangan elit, perlahan juga dikenakan oleh masyarakat luas dan mulai diproduksi secara masal. Perkembangan batik di Banyuwangi menemui masa puncaknya di tahun 1960an yang ditandai dengan banyaknya pengerajin batik, serta makin beragamnya motif batik.

Sampai saat ini, setidaknya terdapat 22 motif batik Banyuwangi yang tersimpan di Museum Budaya Banyuwangi. Minggu (26-11-2023).

Salah satu motif yang berkembang di Banyuwangi saat ini adalah "Sembruk Cacing". Secara harfiah, Sembruk Cacing berarti rumah cacing. Dalam siklus kehidupan, cacing merupakan hewan pengurai yang membawa kesuburan pada tanah. Dengan demikian, motif Sembruk Cacing membawa makna kesuburan. 

Secara umum, motif tersebut dapat diartikan bahwa Banyuwangi merupakan wilayah dengan tanah yang subur atau gemah ripah loh jinawi. 

Bentuk motif Sembruk Cacing berupa pola meliuk-liuk dan saling tumpang tindih. Hal itu melambangkan bahwa masyarakat Banyuwangi memiliki hubungan yang erat satu sama lain. Polanya yang memanjang juga dapat dimaknai sebagai jalinan silaturahmi dan kerukunan masyarakat yang tidak terputus.

Sembruk Cacing sendiri adalah motif yang terbilang kuno. Kendati demikian, jika dibandingkan motif lain, Sembruk Cacing belum cukup dikenal oleh masyarakat luas. 

Menurut Firman Syauqi, ketua Asosiasi Batik Sekar Jagad Blambangan, Sembruk Cacing merupakan jenis batik dengan latar motif penuh. Hal itu menyebabkan proses pengerjaannya memerlukan ketelitian dan keterampilan yang sangat tinggi. 

Penamaan motif Sembruk Cacing terbilang unik karena menggunakan istilah lokal. Motif batik Banyuwangi pada umumnya memang menggunakan istilah dalam bahasa Osing. 

Motif-motif tersebut antara lain: Gajah Oling, Kangkung Setingkes, Paras Gempal, Kopi Pecah, Sekar Jagad, Alas Kobong, Gedekan, Ukel, Moto Pitik, Sembruk Cacing, Blarak Semplah, Gringsing, Semanggian, Garuda, Cendrawasih, Latar Putih, Sisik Papak, Maspun, Galaran, Dilem Semplah, serta Joloan dan Kawung. Pada kenyataaannya, masih banyak motif lain yang diberi nama.

Cantiknya motif Sembruk Cacing diangkat menjadi tema Banyuwangi Batik Festival 2023. (*)


Sumber: RSL
Publiser: Bud
Facebook Twitter Google Plus

Redaksi

Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA.

RELATED POSTS

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
Ikuti Kami dari Email

Sign up for our newsletter, and well send you news and tutorials on web design, coding, business, and more! You'll also receive these great gifts:

BERITA TERBARU

Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan

Redaksi- Agustus 14, 2026

BERITA UTAMA

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...

Arsip

Terjemahan

Tentang Kami

Tentang Kami
Arus berita dikanal utama kini berkembang dengan cepat, dengan berbagai jenis karakter media. Kini telah hadir Media Online Respon News, dengan membawa prinsip media yang Informatif dan Berimbang. Menyampaikan informasi secara Lokal dan Nasional, Respon News berusaha memenuhi kebutuhan pambaca akan informasi global.
Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA

Kode Etik Jurnalistik

  • Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

  • Susunan Redaksi

Label

  • Nasional ( 5676 )
  • ragam ( 735 )
  • Hiburan ( 59 )
  • news ( 19 )

Pilihan

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...
Distributed By Gooyaabi Templates
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Layanan