Breaking News
Nasional
Respon News
  • Beranda
  • Nasional
  • Ragam
  • Hiburan
  • Dokumentasi
  • YouTube
Home / Hiburan / "Belantik Demokrasi"

"Belantik Demokrasi"

Hiburan
Oleh: Veri Kurniawan S.ST.,S.H

Tak asing kita mendengar istilah belantik. Belantik merupakan nama sebuah profesi yang biasanya disandang bagi makelar hewan ternak seperti kambing, sapi. Namun kali ini penulis sedikit mengulas belantik di dalam demokrasi apakah ada?.

Baru - baru ini tanggal 14 Februari 2024 masyarakat Indonesia telah melaksanakan pesta demokrasi yaitu dengan pemilihan Presiden dan wakil Presiden, Calon Legislatif ( Caleg ) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Provinsi, Daerah, dan DPR RI. Menurut hemat dan hasil pengamatan penulis, tidak sedikit Caleg yang kecewa dengan hasil suara sementara yang ia peroleh.

Ada bebera faktor yang menyebabkan suara Caleg tersebut tidak sesuai dengan espektasinya, penulis menduga salah satu faktor tersebut kemungkinan adanya paham " Belantik Demokrasi " yang sengaja dilakukan oleh oknum masyarakat baik itu yang mengaku dan menyodorkan diri sebagai tim sukses maupun pemilih yang hanya mengambil souvenirnya saja saat kampanye maupun saat mendekati pencoblosan dilakukan.

Ada beberapa teori yang bisa digunakan sebagai refrensi pemecahan suara pemilih atau terjadinya split-ticket voting yaitu pertama, teori keseimbangan yang diperkenalkan oleh Morris P. Fiorina (lihat Fiorina 2003; 1992). Kedua, teori konflik harapan dari Gary Jacobson (lihat Jacobson, 1991). Ketiga, teori kepemilikan isu dari John Petrocick (lihat Zubida, 2006; Bloom, 2001). Keempat, teori check and balance. Dan kelima, teori pemasaran politik.

Semua teori di atas melihat pemecahan suara (split) adalah bagian dari strategi pemilih dengan tujuan tertentu. Misalnya untuk moderasi atau keseimbangan ideologi (Fiorina), untuk memuaskan kebutuhan pemilih yang beragam (Jacobson), cara pemilihan yang berbeda (Petrocik), menciptakan kontrol di pemerintahan (check and balances) atau karena memenuhi ekspektasi pesan kampanye (pemasaran politik).

Caleg menjadi korban manisnya para " Belantik Demokrasi " dengan memberikan janji atau iming - iming suara yang banyak namun pada kenyataanya hasil berbanding terbalik. Jangan berharap kesetiaan dari " Belantik Demokrasi ". Mereka tidak mempedulikan darimana partainya, hanya kepada uang terbanyaklah mereka menambatkan, menyandarkan hati dan kesetiaannya.

Jadi terlalu naif jika hanya para Caleg yang disalahkan saat jadi namun tidak tepat janji. Para " Belantik Demokrasi " juga menciderai marwah demokrasi itu sendiri. Para belantik memberikan pemahaman dan arahan yang tidak tepat kepada masyarakat yang benar - benar menghargai dan menginginkan demokrasi itu berjalan dengan baik dan benar.

Veri Kurniawan S.ST.,S.H ( FOSKAPDA ).
Facebook Twitter Google Plus

Redaksi

Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA.

RELATED POSTS

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
Ikuti Kami dari Email

Sign up for our newsletter, and well send you news and tutorials on web design, coding, business, and more! You'll also receive these great gifts:

BERITA TERBARU

Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan

Redaksi- Agustus 14, 2026

BERITA UTAMA

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...

Arsip

Terjemahan

Tentang Kami

Tentang Kami
Arus berita dikanal utama kini berkembang dengan cepat, dengan berbagai jenis karakter media. Kini telah hadir Media Online Respon News, dengan membawa prinsip media yang Informatif dan Berimbang. Menyampaikan informasi secara Lokal dan Nasional, Respon News berusaha memenuhi kebutuhan pambaca akan informasi global.
Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA

Kode Etik Jurnalistik

  • Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

  • Susunan Redaksi

Label

  • Nasional ( 5676 )
  • ragam ( 735 )
  • Hiburan ( 59 )
  • news ( 19 )

Pilihan

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...
Distributed By Gooyaabi Templates
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Layanan