Breaking News
Nasional
Respon News
  • Beranda
  • Nasional
  • Ragam
  • Hiburan
  • Dokumentasi
  • YouTube
Home / ragam / Pengajian "Nelesi Ati": Kebangkitan Ruhani yang Membumi, Doa Mengalir untuk Korban Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya

Pengajian "Nelesi Ati": Kebangkitan Ruhani yang Membumi, Doa Mengalir untuk Korban Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya

ragam
BANYUWANGI, Responnews.net — Ribuan hati tertunduk dalam kekhusyukan saat pengajian umum Ahad pagi bertajuk “Nelesi Ati” kembali digelar di Aula Sidqi Maulana, Pondok Pesantren Adz Dzikra Banyuwangi, Minggu (6/7/2025). Memasuki pertemuan keempat, forum ini bukan sekadar kajian keagamaan, melainkan ruang ruhani yang menggerakkan hati, menguatkan iman, dan menyalakan kembali obor kepedulian sosial.

KH. Ir. Achmad Wahyudi, S.H., M.H., pendiri sekaligus pengasuh Ponpes Adz Dzikra, membuka pengajian dengan menyampaikan inti spiritualitas dari Surat At-Taubah ayat 24, sebagai pondasi cinta sejati dalam kehidupan seorang mukmin.

“Cinta kepada keluarga, harta, dan duniawi boleh saja. Tapi iman yang sejati menuntut agar cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya tetap menjadi yang utama.” ujarnya dihadapan ratusan jamaah.

Beliau menegaskan, pengajian ini tidak boleh berhenti pada dimensi wacana semata, melainkan harus melahirkan tindakan nyata. “Cinta itu bukan slogan. Kalau cinta kepada Allah SWT, maka wujudkan dalam amal, salah satunya menyantuni yatim dan membantu dhuafa,” ungkap KH Achmad Wahyudi.

Dalam penjelasannya, KH Achmad Wahyudi memaknai "Nelesi Ati" sebagai proses menundukkan hati kepada Allah SWT—dari kata “neles” dalam Bahasa Jawa yang berarti tunduk, lemes, dan penuh adab. Ini bukan sekadar nama, melainkan filosofi hidup yang mendalam.

“Ngaji itu ‘melangkah menuju yang berharga’ yaitu menuju Allah SWT. Maka, mari mulai dari hati kita masing-masing wujudkan niat dalam ucapan, ucapan dalam perbuatan," tuturnya.

Beliau juga membagikan konsep “Pohon Iman”, yakni sebuah teori sederhana namun mendalam. “Jika ingin tumbuh akhlak, tanamlah iman di hati, sirami dengan amal, dan biarkan ia berbuah dalam akhlak yang luhur,” jelasnya.

Tidak berhenti pada tausiyah, pengajian dilanjutkan dengan aksi nyata berupa santunan bagi anak-anak yatim, serta doa bersama untuk para korban tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. 

KH Wahyudi menegaskan bahwa program santunan akan menjadi bagian tetap dari pengajian “Nelesi Ati”, dengan harapan jamaah yang mampu dapat menyisihkan rezekinya minimal satu amplop tiap pekan.

Lebih jauh, pengajian umum Ahad pagi “Nelesi Ati” juga merancang program santunan sembako untuk kaum dhuafa dan lansia, yang akan dimulai pada pengajian akan datang. “Kami akan undang mereka hadir, mendengar tausiyah, lalu menerima bantuan. Inilah iman yang bergerak,” kata KH Achmad Wahyudi.

Atmosfer pengajian semakin kuat dengan kehadiran para wali santri ponpes Adz-Dzikra, tokoh masyarakat setempat, tokoh agama lintas iman, perwakilan ormas, serta perwakilan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Indonesia (YLBHKI). Ini menunjukkan bahwa pengajian “Nelesi Ati” bukan forum eksklusif, melainkan potensi gerakan moral yang inklusif dan kolektif.

Ciri khas pengajian ini, juga terlihat dari pembagian konsumsi yang dilakukan secara tertib oleh para santriwan dan santriwati berupa nasi dengan menu lengkap, disajikan di atas piring bersama air mineral. Seluruh proses distribusi dilakukan dengan tertib dan penuh kebersamaan oleh para santriwan dan santriwati, mencerminkan sistem yang terorganisir serta sarat dengan nilai-nilai edukatif dan pembinaan karakter.

Pengajian “Nelesi Ati” telah menjelma menjadi oase spiritual sekaligus gerakan sosial yang hidup. Dalam suasana yang hening namun menggugah, ratusan jamaah pulang dengan hati yang terisi, jiwa yang lembut, dan semangat baru untuk berbuat lebih baik.

“Ini bukan hanya pengajian. Ini kebangkitan ruhani yang membumi,” tutup KH Achmad Wahyudi, dengan lirih namun menggetarkan.

 (rag)
Facebook Twitter Google Plus

Redaksi

Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA.

RELATED POSTS

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
Ikuti Kami dari Email

Sign up for our newsletter, and well send you news and tutorials on web design, coding, business, and more! You'll also receive these great gifts:

BERITA TERBARU

Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan

Redaksi- Agustus 14, 2026

BERITA UTAMA

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...

Arsip

Terjemahan

Tentang Kami

Tentang Kami
Arus berita dikanal utama kini berkembang dengan cepat, dengan berbagai jenis karakter media. Kini telah hadir Media Online Respon News, dengan membawa prinsip media yang Informatif dan Berimbang. Menyampaikan informasi secara Lokal dan Nasional, Respon News berusaha memenuhi kebutuhan pambaca akan informasi global.
Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA

Kode Etik Jurnalistik

  • Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

  • Susunan Redaksi

Label

  • Nasional ( 5676 )
  • ragam ( 735 )
  • Hiburan ( 59 )
  • news ( 19 )

Pilihan

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...
Distributed By Gooyaabi Templates
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Layanan