Breaking News
Nasional
Respon News
  • Beranda
  • Nasional
  • Ragam
  • Hiburan
  • Dokumentasi
  • YouTube
Home / Uncategories / Hujan Abu Selimuti Kawasan Lereng Semeru, Akses Jembatan Geladak Perak Tetap Dipantau Ketat

Hujan Abu Selimuti Kawasan Lereng Semeru, Akses Jembatan Geladak Perak Tetap Dipantau Ketat


Lumajang, Responnews.net — Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali menunjukkan peningkatan. Pada Jumat sore, 21 November 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, kawasan di sekitar lereng Semeru dilaporkan mengalami hujan abu vulkanik. Fenomena ini terjadi setelah serangkaian peningkatan aktivitas guguran awan panas dan erupsi ringan yang teramati sejak pagi hari.


Hujan abu turun di sejumlah wilayah yang berada di sektor tenggara hingga selatan gunung, termasuk permukiman warga yang berada pada radius terdampak serta area dekat Jembatan Geladak Perak, salah satu akses penting penghubung Kecamatan Candipuro — Pronojiwo.


Sejumlah warga melaporkan kondisi langit tampak menggelap saat abu mulai turun disertai bau khas material vulkanik. Abu berwarna keabu-abuan juga menempel pada atap rumah, kendaraan, tanaman, hingga menurunkan jarak pandang pengendara di jalur utama menuju Jembatan Geladak Perak.


Petugas gabungan dari BPBD Lumajang, TNI–Polri, serta relawan segera melakukan pemantauan lapangan untuk memastikan situasi tetap terkendali. Pengguna jalan yang melintas di sekitar Jembatan Geladak Perak diminta untuk mengurangi kecepatan karena permukaan jalan mulai tertutup debu halus yang licin ketika bercampur dengan kelembapan udara.


“Pantauan sementara menunjukkan hujan abu intensitas ringan hingga sedang. Pengendara yang melintas di sekitar jembatan kami imbau menggunakan masker dan mengemudi lebih perlahan,” ujar salah satu petugas pos pantau darurat di lokasi.


Di sisi lain, petugas terus memantau kondisi Jembatan Geladak Perak, yang sejak erupsi besar beberapa tahun terakhir menjadi area rawan material vulkanik dari hulu Curah Kobokan. Meskipun masih dapat dilintasi, aparat melakukan pembatasan dan pemeriksaan jalur untuk memastikan tidak ada peningkatan aktivitas lahar maupun penumpukan material baru yang dapat membahayakan warga.


Warga sekitar juga mulai membersihkan abu yang menumpuk di halaman rumah mereka. Masker dan kacamata pelindung kembali menjadi perlengkapan wajib untuk mengurangi dampak iritasi akibat paparan abu vulkanik. Para petani di wilayah terdampak mengaku khawatir karena hujan abu dapat merusak daun tanaman dan mengganggu hasil panen.


Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum melaporkan adanya korban jiwa. Namun masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi dari pemerintah, terutama terkait potensi erupsi susulan dan bahaya lahar hujan, mengingat musim penghujan sudah memasuki periode intensitas tinggi.


Gunung Semeru, yang dikenal sebagai gunung api strato paling aktif di Jawa Timur, kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bagi seluruh warga di wilayah rawan bencana. Aparat memastikan pemantauan dilakukan 24 jam, sementara jalur menuju Geladak Perak tetap berada dalam pengawasan ketat demi keamanan masyarakat.


Tim

Facebook Twitter Google Plus

Redaksi

Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA.

RELATED POSTS

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
Ikuti Kami dari Email

Sign up for our newsletter, and well send you news and tutorials on web design, coding, business, and more! You'll also receive these great gifts:

BERITA TERBARU

Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan

Redaksi- Agustus 14, 2026

BERITA UTAMA

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...

Arsip

Terjemahan

Tentang Kami

Tentang Kami
Arus berita dikanal utama kini berkembang dengan cepat, dengan berbagai jenis karakter media. Kini telah hadir Media Online Respon News, dengan membawa prinsip media yang Informatif dan Berimbang. Menyampaikan informasi secara Lokal dan Nasional, Respon News berusaha memenuhi kebutuhan pambaca akan informasi global.
Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA

Kode Etik Jurnalistik

  • Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

  • Susunan Redaksi

Label

  • Nasional ( 5676 )
  • ragam ( 735 )
  • Hiburan ( 59 )
  • news ( 19 )

Pilihan

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...
Distributed By Gooyaabi Templates
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Layanan