Breaking News
Nasional
Respon News
  • Beranda
  • Nasional
  • Ragam
  • Hiburan
  • Dokumentasi
  • YouTube
Home / Uncategories / RDP Komisi II DPRD Banyuwangi Bahas Dugaan Perusakan Hutan Lindung, GRIB JAYA Tuai Pujian Usai Ungkap Penebangan Liar

RDP Komisi II DPRD Banyuwangi Bahas Dugaan Perusakan Hutan Lindung, GRIB JAYA Tuai Pujian Usai Ungkap Penebangan Liar


BANYUWANGI, Responnews.net — Komisi II DPRD Banyuwangi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Organisasi Masyarakat GRIB JAYA DPC Banyuwangi, Rabu (26/11/2025) siang, di Ruang Khusus Rapat DPRD Banyuwangi. RDP ini digelar untuk menindaklanjuti laporan adanya dugaan perusakan lingkungan hidup melalui penebangan liar di kawasan hutan lindung KPH Banyuwangi Barat serta membahas akses perlindungan hukum bagi masyarakat tepi hutan.


Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, Emy Wahyuni Dwi Lestari, didampingi Wakil Ketua I Gede Sudro Wicaksono. Hadir pula Ketua GRIB JAYA Banyuwangi Yahya Umar, Divisi Hukum GRIB JAYA Saleh, SH, Kepala KPH Banyuwangi Barat Muhlisin, Kepala BPBD Banyuwangi Ir. Danang Hartanto, ST, perwakilan Disperta, DLH, Polresta Banyuwangi, serta camat dan kepala desa dari Songgon dan Sempu.


Dalam pemaparannya, Ketua GRIB JAYA Banyuwangi Yahya Umar menyampaikan bahwa pihaknya menemukan sejumlah aktivitas penebangan liar yang diduga kuat terjadi di kawasan hutan lindung.


“Kami melihat sendiri adanya penebangan di titik-titik tertentu. Ini bukan kejadian kecil, tapi sudah meresahkan masyarakat, terutama warga tepi hutan yang terdampak langsung,” tegas Yahya Umar.


Ia menambahkan, bahwa GRIB JAYA tidak bermaksud menuduh pihak tertentu, tetapi mendesak agar pemerintah dan Perhutani bertindak cepat dan tegas.


“Kami hanya ingin hutan kita tetap terjaga. Jika ada oknum, siapapun itu, harus diproses secara hukum. Ini demi keselamatan dan masa depan lingkungan Banyuwangi,” ujar Yahya.


Sementara itu, Divisi Hukum GRIB JAYA, Saleh, SH, menyoroti lemahnya akses perlindungan hukum bagi warga sekitar hutan yang sering menjadi pihak paling dirugikan setiap terjadi perambahan.


“Kami melihat masyarakat tepi hutan ini sering berada dalam posisi lemah. Mereka butuh perlindungan hukum, bukan justru menjadi korban atas aktivitas para perambah,” jelas Saleh.


Saleh mendorong adanya penegakan hukum yang tegas dan transparan. “Jika benar ada oknum yang terlibat, proses hukum tidak boleh pandang bulu. Ini bukan semata soal kayu ditebang, tetapi soal keberlanjutan lingkungan dan keamanan masyarakat,” ucapnya.


Menanggapi laporan tersebut, Kepala KPH Banyuwangi Barat Muhlisin menjelaskan bahwa aktivitas yang ditemukan di lapangan merupakan bentuk perambahan liar, bukan illegal logging.


“Mereka menebang pohon tapi kayunya tidak diambil. Ini bentuk perambahan, biasanya untuk membuka lahan aktivitas lain seperti pertanian,” ungkap Muhlisin.


Ia menegaskan, bahwa secara umum kondisi hutan Banyuwangi Barat masih baik.


“Cakupannya masih bagus. Kalau ada spot yang dirambah, biasanya akan pulih kembali jika tidak digarap. Kami juga rutin melakukan reboisasi dan patroli,” jelasnya.


Muhlisin menambahkan bahwa pihaknya telah menjalankan langkah preventif, mulai dari sosialisasi, edukasi hukum, pemasangan papan larangan, hingga pelaporan kepada aparat penegak hukum.


Ia juga memberikan apresiasi kepada GRIB JAYA. “Kami sangat berterima kasih kepada GRIB JAYA. Laporan masyarakat seperti ini sangat kami butuhkan untuk menjaga kelestarian hutan. Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan semua pihak,” katanya.


Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, Emy Wahyuni Dwi Lestari, mengapresiasi langkah GRIB JAYA yang telah menyampaikan temuan lapangan.


“Hari ini kami mendengar langsung semua pihak. Laporan GRIB JAYA sangat penting untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan,” ujar Emy.


Ia menyampaikan, bahwa DPRD membuka ruang seluas-luasnya bagi Perhutani dan masyarakat memberikan data tambahan agar penanganan bisa tepat sasaran.


“Kita akan evaluasi, koordinasi, dan jika diperlukan turun lapangan. Semua titik yang dilaporkan harus ditindaklanjuti,” pungkasnya.


RDP ini menjadi momentum penting dalam upaya bersama menjaga kelestarian hutan Banyuwangi. Kolaborasi antara DPRD, Perhutani, OPD, aparat penegak hukum, dan masyarakat diharapkan dapat memperketat pengawasan sekaligus memperkuat perlindungan hukum bagi warga tepi hutan. 


(rag)

Facebook Twitter Google Plus

Redaksi

Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA.

RELATED POSTS

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 Comments:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )
Ikuti Kami dari Email

Sign up for our newsletter, and well send you news and tutorials on web design, coding, business, and more! You'll also receive these great gifts:

BERITA TERBARU

Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan

Redaksi- Agustus 14, 2026

BERITA UTAMA

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...

Arsip

Terjemahan

Tentang Kami

Tentang Kami
Arus berita dikanal utama kini berkembang dengan cepat, dengan berbagai jenis karakter media. Kini telah hadir Media Online Respon News, dengan membawa prinsip media yang Informatif dan Berimbang. Menyampaikan informasi secara Lokal dan Nasional, Respon News berusaha memenuhi kebutuhan pambaca akan informasi global.
Dikembangkan oleh: PT RESPON GLOBAL INDONESIA

Kode Etik Jurnalistik

  • Kode Etik Jurnalistik

Redaksi

  • Susunan Redaksi

Label

  • Nasional ( 5676 )
  • ragam ( 735 )
  • Hiburan ( 59 )
  • news ( 19 )

Pilihan

  • Isbat Nikah Terpadu di PCNU Banyuwangi: Sinergi Lintas Lembaga Hadirkan Kepastian Hukum bagi 40 Pasangan
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Kepastian hukum dalam ikatan perkawinan menjadi fondasi utama perlindungan hak warga negara. Hal...
  • Kembali Beraksi, Residivis Empat Kali Masuk Penjara Diringkus Polresta Banyuwangi
    BANYUWANGI, Responnews.my.id  — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Banyuwangi, jajaran Polresta Banyuwangi, berhasil me...
  • Ketua Umum FERADI WPI Ucapkan Selamat kepada Brigitta Ira Lingga Usai Raih Gelar Sarjana Hukum Universitas Terbuka
    JAKARTA, Responnews.my.id   – Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C...
Distributed By Gooyaabi Templates
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Layanan